Monday, January 13, 2014

Shafa: Seorang Teman yang Mau Berusaha

Setiap saya menuliskan hal tentang JKT48, saya selalu tertarik utk menceritakan sejarah dan latar belakang dari setiap hal yang saya tulis itu. Maka izinkan saya utk sedikit trace back, reminiscing akan asal muasal penyebab saya mendukung Shafa.

Tidak ada hal yang bisa membuat saya cinta akan suatu hal jika tidak ada ketertarikan atau rasa ingin tahu. Hal inilah yang bisa saya katakan  mengenai suatu periode waktu dalam masa wotaing saya, ada ketidakpedulian  akan kehadiran Generasi 2. Saya sangaaat sangaaat telat dalam mengenal Generasi 2, semua karena saya tidak ada rasa ingin tahu mengenai mereka. Tetapi perlahan, semua ucapan teman-teman saya saya coba buktikan dengan hadir di salah satu show mereka. And guess what, saya terbius. Saya, seorang loyalis Gen 1, mengubah paradigma saya menjadi loyalis JKT48 secara keseluruhan dalam jangka waktu yang cepat. Sangat cepat. 

Dari semua member yang ada disana, ada satu member yang mengusik perhatian saya. Awalnya karena suatu hal yg sangat sederhana, member tersebut memiliki nama tengah/belakang Harrya. Beda tipis dengan nama saya :)  

Saya coba lihat performancenya di Pajama Drive perdana saya, dan menurut saya sangat biasa. Namun ada satu hal dari dia yang saya tidak tahu apa, membuat saya sangat simpati. Mungkin kesederhanaan? Rasa simpati ini mendorong saya utk berusaha tahu lebih banyak, dan mencoba mengenalnya dari sudut pandang seorang teman. 

Saya kemudian tahu beberapa hal lain tentang Shafa, dan membuat rasa simpati saya makin besar. Beberapa hobby dia ternyata mirip dengan hobby saya. Dan, yang paling keren dari hal yang saya tahu tentang Shafa, dia itu fotografer :) keren ya ?

Interaksi perdana saya dengan Shafa terjadi di handshake River. Shafa cenderung pasif dan memainkan reaksi dari setiap aksi yg dilakukan oleh fan. Biasanya saya cenderung menyerah dan pasrah, tapi dengan Shafa kok saya malah semakin simpati, semakin ingin melihat dia berubah jadi lebih bagus, melebihi apapun. 

Trend Shafa semakin lama semakin meningkat, kualitas biasa saja di awal Pajama Drive semakin meningkat, hingga pada akhir masa Pajama Drive Gen 2, menurut saya kekurangan Shafa hanya pada ekspresi dan MC. In terms of dance, she danced vibrantly. Suatu hal yg dibutuhkan di setlist ini.  

Masuk periode BNT, kualitas penampilannya semakin baik. Ekspresi sudah menjadi lebih jelas dan pas, dan yang paling saya suka, dia berusaha mengubah dirinya yang cenderung introvert menjadi lebih extrovert, lebih terbuka. Kemauan utk merubah diri ini adalah hal terbaik yang bisa dimiliki seseorang dalam scope performance management. Hal ini juga terasa ketika saya berinteraksi lagi dengan Shafa di handshake Yuuhi Wo Miteiruka. Dia super responsif, memulai bercandaan dan percakapan terlebih dahulu, jauh berbeda dari handshake River. Sebagai seorang fan, saya sangat bangga melihat perubahan ini. Luar Biasa.

Padahal, diantara selang waktu handshake river dan yuuhi ini ada satu hal yang saya yakin bisa membuat orang-orang turun semangatnya. Setidaknya saya yakin kalau saya di posisi Shafa, saya akan down. Masa ini adalah masa dimana Shafa diumumkan belum jadi member yg dipromosikan ke team. Shafa sempat down, namun periode itu tidak terlalu lama karena dia bisa cepat bangkit lagi. Setlist RKJ dia jajal, dan menurut gw, she fitted perfectly. Her expression is getting better. Saya paling suka lihat Shafa di Nagai Hikari. Ekspresi yang pas bagi saya, tidak terlalu menunjukkan kesumringahan, namun tidak juga mellow. Di setlist BNT, Shafa mengisi unit song favorit saya, Itoshisa No Defense. Sebagai under dari Lidya dan Yona, Shafa dapat sangat menjaga kualitas penampilan lagu ini agar tetap flawless. Dan ekspresi dia juga super pas di lagu ini. Graceful cenderung sendu. Soal dance? she's a natural dancer I believe. Dia mengeluarkan energi yang tidak berlebihan ketika menari sehingga penampilannya pun tidak berkesan exhaustive.

Keluar dari zona nyaman adalah hal yang berat. Terkadang sangat berat bagi beberapa orang. Tapi Shafa mau berusaha melakukannya. Bukti? 
MC adalah salah satu kelemahan Shafa, tapi di BNT terakhir yang saya saksikan, dia berusaha membaur, memulai lawakan. Walau kadang eksekusinya belum sempurna, tapi kemauan dan keberaniannya itu luar biasa. Dan saya yakin dengan sangat, Shafa akan berubah menjadi jauh lebih baik lagi kedepannya, and I believe she will be promoted to a team at the soonest! 

Percayalah, melihat fase-fase perubahan teman anda dan mengetahui teman anda menerima dan melakukan saran anda adalah beberapa hal yang paling menyenangkan di dunia.