Thursday, January 16, 2014

Cillia




Gue masih inget dengan jelas lampu panggung teater yang nyaris ngga jatuh ke atas gadis mungil mbil lucu itu. Dan Gue maklum. Sebab, entah bagaimana gadis itu terlihat sangat gugup dan tak percaya diri, dan meredupkan cahaya apapun di sekitar dia.

Namun, matanya tegar. Dan mata itu ngeliat lurus kearah gue, sedikit takut-takut.

Saat itulah, gue baru bener-bener pernah liat anggota JKT48 bernama Priscillia Sari Dewi. Sisil, biasa dipanggil.

Saat gue berjalan keluar teater, sebagai orang yang bawel ngga ketulungan, gue bertanya-tanya tentang Sisil. Siapa dia? Khasnya di mana? Biasanya unit song apa? Fansnya gimana?

Gue pun terkaget saat mereka cuma bisa jawab: Sisil yang matanya besar. Ngga cakep. Dan fansnya dikit.

Yang bener aja.

Jujur, masalah cakep atau ngga itu preferensi personal. Jadi, buat gue, Sisil dibilang ngga cakep itu sangat tidak sahih. MAN, CMON, DIA MANIS BANGET GITU LOH. MBIL KECIL MUNGIL PIPI GENDUT LUCU BANGET. SISIL MANIS YA.



Tapi, gue ngga bisa memungkiri bahwa Sisil yang saat itu gue lihat di panggung Pajama Drive trainee, sebagai back-dancer, memang ngga punya banyak untuk ditawarkan pada fans. Ngga banyak yang bisa lihat bahwa dia sesungguhnya sangat takut dan grogi, tetapi menghadapi itu semua demi bisa berada di atas panggung, kesempatan yang luar biasa berharga, sebagai anggota JKT48.

Kesempatan untuk mendengar encore dari satu tempat.

Detik itu juga, gue sayang sama Sisil. Gue mau percaya bahwa dia punya banyak untuk ditawarkan, bahkan mungkin diluar apa yg member lain bisa sajikan.



Lalu, perubahan di badan Gen-2 terjadi. Beberapa member masuk Team K-3, sisanya tetap tinggal sebagai Trainee. Cadangan. Murid pelatihan. Member tanpa team.

Sisil adalah salah satu diantara mereka, yang tersisa sebagai Trainee.

Namun, saat satu pintu tertutup… ya dobrak aja temboknya. Bikin pintu sendiri, masuk ke ruang tengah dan duduk di sofa.

Setidaknya itu yang Sisil lakukan.

Sebab, tak beberapa lama, perubahan drastis terjadi pada Sisil. Ia jadi sangat seksi dalam menari, dan wajahnya mulai berekspresi. Selain itu, matanya sekarang lebih fokus saat perform, tidak Cuma asal meng-eyelock fans. Dia sungguh-sungguh berusaha tampil di panggung.

Sesuatu yang mungkin dia pelajari dari kemampuan untuk tampil di dua (sekarang tiga) setlist berbeda, blocking tari yang lebih dari satu, sebagai Trainee.

Seakan tak mau bersedih lama-lama, Sisil mulai aktif di twitter dengan alasan yang jelas: menunjukkan diri. Tidak lagi asal ngetweet atau no-mention fans, Sisil kemudian terlihat rapih dalam menulis tweet. Tiap tweet dia dimaksud untuk mengabari fans, dan menunjukkan pada mereka: Siapa Sisil. Sekarang, gue bisa denger bahwa Sisil sering dikonotasikan dengan Star Trek, Movie-goers, dan penggemar Horror.

G+? Sisil muncul tiba-tiba dengan foto-foto gore berdarah-darah (konon terinspirasi abis nonton Battle Royale) 



dan proyek film pendek dia (#DailyLifeOfSisil) yang sangat inovatif dan seru.




Tetapi, cherry on top, cream de la crème, dan puncak dari semuanya?

Sisil menjadi ratu MC.

Ini cara dia:

Gue masih inget Hanna pernah menggoda sisil dengan sebutan Mbak S, atau Selody. Sebuah bercandaan khusus Sisil, belakang panggung yang tak pernah keluar. Seakan dirasuki ide tertentu, Sisil memakai lelucon khas dia di belakang panggung, ke hadapan fans.

Sisil muncul di satu MC RKJ dengan meniru gaya bicara Cigul, namun memakai wajah datar. Satu teater pecah, melihat betapa lucu dan miripnya sisil. 



Seakan tak berhenti di situ, Sisil menghajar MC Team K-3 di BnT, dengan menjadi Supi (sisil yupi), yang mengelaborasi tingkah dan kata-kata Yupi, namun dibuat lelucon.

Cuma itu? Eits, jangan salah. Ini adalah list penampilan MC “Oshiable” Sisil: Sabilah, Sigul, Selody, Seranda, Seje, Supi, Soella, Sitella, Sinju, Saomi. Siapa Oshimu? Sisil bisa meniru mereka, dan membuat parody atas tingkah member-member itu.

Oh, dan impersonasi (meniru) adalah salah satu seni stand-up comedy yang paling sulit.

Jadi intinya?

Sisil, menghidupi lirik yang paling fans sukai dari lagu ‘Hari Pertama’: usaha keras itu tak akan mengkhianati. Dan sepenggal lirik dari ‘First rabbit”: Setiap terluka? Jadi makin dewasa.

Gue sangat kagum pada kenyataan bahwa Sisil menjadi salah satu member pertama yang bangkit dengan unik, inventif, dan keren, setelah jatuh terpeuruk kecewa gagal masuk tim. Dan gadis ini, gadis seunik ini, sering terlupa oleh fans hanya karena dia trainee.

Yang pasti, kamu akan tertawa dibuatnya, lebih keras dibanding MC biasanya, sebelum sadar: Sisil ini trainee.

Dan Sisil sang Trainee? Keren.




@GalaEvanggala