Saturday, January 11, 2014

Cerita di Balik Kalender Trainee

Saya dulu termasuk yang tidak terlalu memperhatikan para trainee, saat mereka masih mengisi kekosongan slot member Team KIII di setlist Boku no Taiyou. Karena memang saya dulu melihatnya sebagai satu kesatuan Generasi ke-2 saja, dan menganggapnya sama karena satu angkatan.

Hingga akhirnya para trainee mendapat kesempatan untuk ikut mengisi bersama Team J di setlist Rinai Kinshi Jourei di pertengahan September 2013. Di sinilah saya menyadari kalau 9 orang trainee (saat itu) sangatlah hebat. Saya sempat mengulas kekaguman saya tentang mereka di blog JKT48stuff.com. Silakan dibaca di sana.

Mungkin sejak saat itulah mata saya terbuka, kalau trainee benar-benar memiliki semangat yang luar biasa. Kemampuan yang luar biasa pula, karena hanya mereka yang menghapal 2 setlist secara bersamaan dan siap mengisi member Team J atau KIII yang berhalangan.

Sebaliknya, tekanan yang mereka hadapi sehari-hari pun juga lebih besar. Karena statusnya yang masih berlabel trainee, ada beberapa hal yang belum bisa mereka lakukan. Perjuangan yang bisa mereka lakukan untuk menarik perhatian fans hanya di theater. Makanya nggak heran, kalau mereka akan memaksakan diri untuk bisa perform, setiap kesempatan itu ada, meski kadang kondisi fisik tidak mendukung.

Akhirnya saya berdiskusi dengan teman-teman di beberapa grup Line, intinya mengajak mereka bersama untuk berbuat sesuatu yang bisa menambah semangat para trainee. Sekedar tulisan penyemangat di blog tidaklah cukup. Harus ada sesuatu yang lebih yang bisa membuat mereka tidak kendur dalam beraktivitas. Apalagi saat itu sudah menjelang November, bulan yang sangat kritis, karena member akan memutuskan untuk melanjutkan kontrak kembali atau tidak.

Kami beramai-ramai sempat kumpul di QQ lantai dua, berdiskusi gift apa yang cocok untuk mereka. Tentunya harus sesuatu yang baru, yang belum pernah diberikan ke member lainnya. Kami putuskan juga kalau apapun gift-nya, harus ditujukan untuk semua trainee. Kami tidak boleh memilih trainee favoit. Apapun gift-nya harus dirasakan merata bersama oleh semua trainee.

Akhirnya usulan dari kakak Dejete yang kami terima, yaitu kalender 2014. Kalender akan menampilkan foto-foto para trainee, dilengkapi dengan pesan-pesan ucapan dari fans. Setiap pesan harus ditujukan ke semua trainee, bukan personal. Beberapa foto koleksi jepretan pun dikumpulkan. Ada yang dari kakak R Arif, ada yang dari kakak Zulfikar, ada yang dari kakak Dejete, ada yang dari saya sendiri, dan sumbangan paling banyak dari kakak fotografer Agan Sam, yang sudah rajin memotret mereka sejak dulu kala. Ucapan dikumpulkan sebanyak mungkin dari teman-teman yang ikutan berpartisipasi. Hampir 30 orang teman ikut serta dalam kegiatan ini.

Kalender pun bisa selesai dengan cepat. Kendala berikutnya, kapan waktu yang tepat untuk menyerahkan kalender? Karena tidak semua trainee perform di hari yang sama.

Lalu tibalah pengumuman dari Official JKT48 pada tanggal 26 November kalau Nadhifa dan Delia akan graduate mulai 30 November ini. Waduh, pikir kami semua. Padahal maksud dari pembuatan kalender ini salah satunya untuk menjaga supaya terjadi hal seperti ini. Namun tentu saja kami tidak berbuat apa-apa. Yang bisa kami lakukan hanyalah tetap memberikan ini kepada mereka semua. Khusus bagi Nadhifa dan Delia, semoga mereka menganggapnya sebagai hadiah kenangan terakhir dari fans mereka di JKT48.

Kebetulan pula di hari Sabtu dan Minggu berikutnya  (30 November dan 1 Desember), banyak member trainee akan mengisi setengah pasukan setlist Boku no Taiyou. Delia di hari Sabtu show 1 pun memberikan perform terakhirnya di JKT48. Inilah saat yang tepat untuk menyerahkan kalender.

Sebuah x-banner dibuat dan dipajang, lebih untuk memberitahukan para trainee kalau banyak yang mendukung mereka. Desain x-banner tentunya dibuat dengan rupa yang mirip dengan desain kalender. Kalender trainee pun sebagian diberikan di hari Sabtu, sebagian lagi diberikan di hari Minggu.

Syukur Alhamdulillah semua kalender akhirnya diterima baik oleh setiap member trainee dan alumninya. Meski ada yang terlambat, namun akhirnya mereka tetap mendapatkannya. Tanggapan mereka terhadap gift yang diterima pun menyenangkan. Beberapa member sempat membagi fotonya di Twitter dan GPlus.

Mungkin ada yang bertanya-tanya, kok kalender saja heboh banget sih? Sebetulnya kalendernya biasa saja. Yang lebih penting adalah semua pesan yang muncul di setiap halaman di kalender. Pesan yang kami harapkan bisa menyemangati mereka setiap bulannya. Pesan yang kami harapkan bisa membuat mereka tetap ceria dan tersenyum, kalau banyak dari fans yang berada di belakang mereka semua.

Lalu apakah ini cukup? Rasanya belum. Makanya saya bersyukur ada blog seperti ini yang bisa terus menghidupi dan memberikan cahaya bagi mereka seterusnya. Semoga banyak teman-teman fans lainnya yang mau ikut pula berbagi cerita tentang para member trainee di blog ini.