Monday, February 24, 2014

Kesambet Pelangi

Halo,

Salam kenal, nama gue Yovan. Sama seperti kalian yang membaca tulisan ini, gue wota. Gue bisa dibilang fans baru di aktivitas idoling ini. Sampai tulisan ini gue buat, gue baru 5 kali nonton teater, dan semuanya show tim K III. Gue memutuskan untuk terjun ngefans di JKT48 yang dipenuhi lika-liku ini awal desember 2013.

Sebagai orang yang benar-benar awam tentang dunia idoling 48 girls, jujur gue gak tahu apa-apa. Gue gak tahu kalau ada yang namanya tim J, tim K, trainee, senbatsu, dsb nya. Berhubung gue enggak tahu tradisi yang berlaku selama ini seperti apa, anggapan awal gue tentang tim trainee itu adalah tim super-subtitute, tiap ada anggota tim J/K yang berhalangan untuk perform, saat itu lah tim trainee (setidaknya beberapa dari mereka) mendapat giliran tampil. Kalau dipikir-pikir miris juga yaa. Mengutip kata-kata dari  wota senior, tim trainee itu double the work, less the attention.

Waktu gue menonton teater pertama gue tanggal 5 januari 2014 (show tim K), gue berkesempatan melihat 2 orang tim trainee perform. Kalau saat itu gue belum hafal nama dan muka member, gue gak bakalan tahu yang mana tim trainee, mana anggota tim K. Serius, kedua member trainee tersebut sama bagusnya dengan anggota tim K yang lainnya. Gerakan dance, vocal, ekspresi, semuanya bagus. Mereka menyatu dengan baik dengan semua anggota tim K yang lainnya Mereka juga terlihat tampil percaya diri, sangat bernafsu untuk memperlihatkan kepiawaian mereka kepada fans yang datang. Tapi sayang, gue belum melihat Dena Siti Rohyati saat itu (secara langsung).

Gue berkesempatan melihat Dena perform pertama kali pada show teater Boku no Taiyou tanggal 24 Januari 2014. Gue ingat banget, waktu itu Dena mengambil banyak posisi blockingan yang didepan. Yang pertama ada dipikiran gue adalah : Dena ini keren juga yak. Dia terlihat sangat percaya diri, dance nya sangat powerful. Waktu sesi mc pun Dena juga menonjol. Salah satu tema sesi mc malam itu adalah tentang lagu. Gue udah lupa detilnya, intinya tiap member disuruh nyanyi lagu favorit. Dan dari semua member, cuma Dena yang menyanyikan lagu dangdut. Entah didorong oleh rasa profesionalitas diatas panggung atau memang karena urat malu yang sudah putus, Dena menyanyikan lagu dangdut (gue gak tau judulnya apaan) dengan menggebu-gebu. And it was epic. Sisa show malam itu pun akhirnya gue lewatkan dengan focus melihat Dena. Dan gue sama sekali gak menyesal pulang dari show malam itu, gue berkesimpulan: gue senang melihat Dena perform.

Minggu depannya gue berkesempatan untuk dapat menonton teater lagi. Sebelum nonton gue sudah mendapat info bahwa Dena akan perform. Kali ini dari awal gue focus melihat Dena. Ekspresi muka nya di unit song Idol Nante sangat lucu. Menggemaskan, tapi terlihat sangat natural. Gerakan dance nya tidak kalah bagus dari teman satu unit nya. Di grup song pun Dena terlihat energik dan mampu menyesuaikan diri dengan member yang lainnya. Benar-benar keren. Sepanjang show itu yang ada dipikiran gue cuma Dena, Dena dan Dena. Pulang dari show pun juga masih kepikiran tentang Dena. Dan saat itu juga gue perdana mention Dena di twitter. Gue langsung memutuskan malam itu juga untuk memilih Dena sebagai oshimen gue. Ya, seperti judul tulisan ini, gue ‘kesambet’ Dena.

Ngomong-ngomong, kalian pasti sudah tahu ada perubahan besar di dalam JKT48. Perubahan yang baru diumumkan di acara Handshake Festival single Musim Panas Sounds Good tanggal 23 Februari 2014 kemarin. Yaitu bergabung nya Rachel dan Vanka dari tim trainee ke tim J, sedangkan tim trainee yang lain masih menunggu kejelasan nasib karir mereka. Tentunya pihak management pasti punya pertimbangan sendiri saat memutuskan hal tersebut. Hmmm, menurut kalian sendiri, apa yang diipikirkan Dena sekarang? Apakah sedih? Marah? Kecewa? Hanya tuhan dan Dena yang mampu menjawab.\

Kita tahu bahwa pelangi muncul disaat berakhirnya hujan. Setelah ditutupi oleh awan hitam, akan timbul seberkas cahaya indah yang bersinar terang dilangit. Seperti pelangi, akan tiba saatnya Dena bersinar paling terang di panggung itu. Gue yakin Dena sanggup menerangi kegelapan diteater dari cahaya dipancarkan oleh dirinya.

Keep on shining, our cutey rainbow!